PENGAMATAN VOKAL
R. A. Gabriella Raditha Hidayat
9D/27
Pengamatan terhadap Video 2 penyanyi solo Indonesia
1. Kriteria Pengamatan : Sikap Bernyayi
Penyanyi solo 1 : Tegang, tidak siap, memulai bernyanyi secara ragu ragu
Penyanyi solo 2 : Tenang, menyiapkan persiapan untuk menyanyi secara matang
2. Kriteria Pengamatan : Cara Mengolah nafas pada saat bernyanyi
Penyanyi solo 1 : Menggunakan suara leher, sehingga suara terkesan tidak plong
Penyanyi solo 2 : Menggunakan pernapasan perut/diagframa, sehingga suara bisa keluar dan tidak tertahan dan pernapasan teratur
3. Kriteria Pengamatan : Gerak Mulut pada saat bernyanyi
Penyanyi solo 1 : Mulut tidak terbuka secara penuh, pengucapan AIUEO (huruf vokalnya) tidak jelas
Penyanyi solo 2 : Mulut terbuka secara penuh, pengucapan AIUEO (huruf vokalnya) jelas
4. Kriteria Pengamatan : Pengkalimatan dalam menempatkan nafas pada saat bernyanyi
Penyanyi solo 1 : Phasering tidak terlalu baik, sehingga ketika kalimat lagu belum selesai, nafas sudah habis duluan
Penyanyi solo 2 : Phasering bagus, tahu kapan harus mengambil nafas dan tahu cara agar nafas tidak cepat habis
5. Kriteria Pengamatan : Cara pengucapan kata per kata
Penyanyi solo 1 : Tiap kata diucapkan dengan pemenggalan yang kurang sempurna, pengucapan agak kurang jelas seperti kumur-kumur
Penyanyi solo 2 : Pengucapan kata pernah kata jelas
6. Kriteria Pengamatan : Mimik wajah pada saat bernyanyi
Penyanyi solo 1 : Mimik wajah tidak sesuai dengan lagu yang dinyanyikan, dan mimik wajah tidak fokus mendalami lagu, sehingga lagu terkesan kehilangan maknanya (kurang penghayatan)
Penyanyi solo 2 : Mimik wajah mendalami lagu yang dinyanyikan
7. Kriteria Pengamatan : Gerakan tubuh pada saat bernyanyi
Penyanyi solo 1 : Tidak tahu mau melakukan gerakan apa, terkesan kaku
Penyanyi solo 2 : Bergerak secara alami, luwes
8. Kriteria Pengamatan : Kostum dan penampilan
Penyanyi solo 1 : Kostum alakadarnya, kostum baik tetapi kurang rasa percaya diri
Penyanyi solo 2 : Kostum formal, baik dan sangat percaya diri
Kesimpulan:
Penyanyi solo pertama, penampilannya kurang baik dikarenakan kurangnya rasa percaya diri dan persiapan yang kurang matang; sedangkan penyanyi solo ke-dua penampilannya sangat baik dikarenakan adanya rasa percaya diri yang tinggi dan memiliki persiapan yang matang.
Komentar
Posting Komentar